PLTA Batangtoru menyelaraskan pencapaian kinerja perusahaan dengan kinerja sosial dan lingkungan atau disebut tripple bottom-line performance. Aspek sosial, finansial, dan lingkungan diseleraskan dengan prinsip keberlanjutan (sustainable development management).

Perusahaan tidak hanya mengedepankan keberlanjutan aspek ekonomi (keuntungan), tetapi juga memperhatikan dan ikut bertanggungjawab terhadap dimensi sosial dan lingkungan sekitar. Tanggungjawab sosial perusahaan bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, mengedukasi melalui pendidikan/pelatihan, dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Hal ini selaras dengan visi dan misi Kabupaten Tapanuli Selatan "Mewujudkan Masyarakat yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera."

Untuk itu tanggungjawab sosial perusahaan bertujuan, untuk: meningkatkan perekonomian masyarakat; mengedukasi melalui pendidikan/pelatihan; meningkatkan kesehatan masyarakat.

Program Peningkatan Perekonomian Masyarakat
Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

PLTA Batangtoru bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan C.q Dinas Ketengakerjaan dalam hal perekrutan tenaga kerja lokal sehingga dapat mengurangi angka pengangguran di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan, khususnya Kecamatan Sipirok, Marancar, dan Batangtoru.

Jika dipersentasekan, jumlah tenaga kerja lokal PLTA Batangtoru sebanyak 80% dan sisanya 20% tenaga kerja yang berasal dari luar Provinsi Sumatera Utara.

Perolehan Hak Paten Indikasi Geografis Kopi Arabika Sipirok Untuk Meningkatkan Daya Saing dan Nilai Jual Kopi Khas Kabupaten Tapanuli Selatan

Cita rasa kopi arabika Sipirok ini tak pernah terlupakan oleh para penikmatnya. Kopi arabika Sipirok ini menjadi priamadona di tingkat lokal, nasional, bahkan internasional. Produk yang berasal dari Kabupaten Tapanuli Selatan ini memiliki daya saing tersendiri dan permintaan akan kopi sipirok ini tinggi sehingga peluang bisnis produk pertanian ini terbuka lebar.

Oleh karena itu, perusahaan memberikan perhatian untuk mendapatkan Hak Paten Indikasi Geografis (IG) Kopi Arabika Sipirok Sehingga Dapat Meningkatkan Daya Saing dan Nilai Jual Kopi Khas Kabupaten Tapanuli Selatan.

Pada tanggal 21 November 2018, Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu menerima sertifikat IG Kopi Sipirok dari Staf Ahli Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham), Dr. Rialdy.

PLTA Batangtoru bekerjasama dengan NGO Lokal untuk mendapatkan Hak Paten IG Kopi Arabika Sipirok. Kopi ini memiliki kandungan yang jauh lebih asam dan memiliki rasa yang begitu kuat. Proses mendapatkan Hak Paten IG kopi arabika Sipirok melalui perjalanan yang sangat panjang karena harus melalui serangkaian uji coba Laboratorium terhadap sample kopi yang akan dinilai, diskusi publik, dan engagement stakeholders terkait.

Dalam penentuan hak paten IG ini, aspek kualitas menjadi focus perhatian dalam penilaian karena mempengaruhi cita rasa dan aroma kopi arabika. Rata-rata hasil pengujian kopi arabika mencapai 84%. Hal ini berarti bahwa kelas kopi arabika sipirok ini sudah bagus dan dapat dikategorikan sebagai speciality coffee karena nilainya diatas 80%. Biji-biji kopi berkualitas tinggi diperoleh dari petani-petani lokal yanga da di sekitar area proyek PLTA Batangtoru.

Sosialisasi dan diskusi sering dilakukan bersama dengan petani-petani lokal lingkar proyek untuk meningkatkan pemahaman bahwa dengan menjaga kualitas kopi dapat membuka peluang bisnis yang menjanjikan karena dapat meningkatkan nilai jual kopi tersebut di pasar.

Kopi dan perkebunan kopi rakyat di area lingkar proyek PLTA Batangtoru. PLTA Batangtoru fasilitasi Kopi Arabika SIpirok untuk mendapatkan Hak Paten Indikasi Geografis untuk meningkatkan daya saing dan nilai jual kopi khas Kabupaten Tapanuli Selatan.

Pelatihan Budidaya Ikan Jurung Dalam Upaya Pelestarian Biodiversitas Serta Meningkatkan Pemahaman Teknik Budidaya Dan Taraf Ekonomi Petani Lokal

Selain sektor pertanian, sektor perikanan pun menjadi mata pencaharian masyarakat di Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Salah satu ikan yang menjadi primadona adalah ikan jurung atau dikenal dengan sebutan ikan merah. Disebut primadona karena ikan ini sering digunakan dalama acra-acara adat dari zaman dahulu bahkan hingga saat ini. Konon katanya ikan ini hanya boleh dimakan oleh raja dan keturunannya pada zaman dahulu.

Saat ini, ikan jurung bebas dikonsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat dengan harga jual yang fantastis, yakni berkisar Rp 200.000–600.000/kg. Melihat tingginya permintaan ikan jurung di pasaran merupakan peluang bisnis baru yang sangat menjanjikan.

Namun, sayangnya hanya sebagaian kecil saja, petani yang mampu membudidayakan ikan jurung karena kesulitan dalam hal teknik perbanyakannya. Sebagian besar petani mengambil ikan jurung dari alam (anak-anak Sungai dan Sungai Batangtoru) untuk dijual di pasar. Ketika permintaan ikan jurung semakin tinggi, maka eksploitasi ikan jurung di habitat alaminya tidak dapat dihindari.

Lambat laun hal ini akan menjadi ancaman baru untuk kelestarian ikan jurung di alam. Oleh karenanya, perusahaan memberikan pelatihan Teknik budidaya ikan jurung melalui Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan (BRPBATPP) kepada para petani ikan jurung. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyrakat dalam hal teknik budidaya ikan jurung sehingga dapat memperbanyak ikan jurung diluar habitat alaminya untuk meningkatkan taraf perekonomian petani lokal serta tentunya tujuan utamanya untuk melestarikan biodiversitas.

Ikan jurung atau ikan merah. Dengan meningkatkan permintaan ikan jurung, diperlukan solusi yang tepat dalam upaya perbanyakan ikan jurung sehingga kelestian ikan jurung akan tetap lestari. PLTA Batangtoru hadir untuk berpartisipasi dan memberikan pelatihan teknik budidaya ikan jurung melalui Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan (BRPBATPP) kepada petani lokal Kecamatan Padanglancat, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Dengan meningkatkan permintaan ikan jurung, diperlukan solusi yang tepat dalam upaya perbanyakan ikan jurung sehingga kelestian ikan jurung akan tetap lestari. PLTA Batangtoru hadir untuk berpartisipasi dan memberikan pelatihan teknik budidaya ikan jurung melalui Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan (BRPBATPP) kepada petani lokal Kecamatan Padanglancat, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Program Edukasi Melalui Pendidikan/Pelatihan
Pemberian Bantuan Biaya Pendidikan

Pendidikan memegang peran yang sangat penting untuk mencerdaskan generasi bangsa. Bangku pendidikan mengajarkan moral, etika, dan kreativitas unutk masa depan yang gemilang. Dengan pendidikan, bonus demografi di Indonesia menciptakan sumberdaya manusia yang berkualitas dan bermartabat. Berdasarkan data statistika yang telah dihimpun oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2017), Provinsi Sumatera Utara menduduki peringkat tertinggi ke dua kategori provinsi dengan jumlah siswa putus sekolah jenjang sekolah dasar tahun 2016-2017. Berikut tabel jumlah siswa putus sekolah jenjang sekolah dasar tahun 2016-2017 berdasarkan urutan tertinggi pada masing-masing provinsi di Indonesia.

No. Provinsi Jumlah Siswa (orang)
1. Jawa Barat 4.697
2. Sumatera Utara 4.075
3. Sulawesi Selatan 2.550
4. Papua 2.356

PLTA Batangtoru memiliki perhatian khusus kepada masyarakat lingkar proyek unutk ikut mencerdasarkan generasi bangsa. Perusahaan meberikan bantuan biaya pendidikan kepada siswa yang tidak berkeinginan untuk mendaptkan pendidikan dasar di tingkat Sekolah Dasar karena latarbelakang ekonomi keluarganya yang tidak dapat memenuhi kebutuhan sekolah anaknya.

Perusahaan dengan teguh mendampingi siswa tersebut hingga lulus Sekolah Dasar. Oktober lalu siswa ini berhasil melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi yakni Sekolah Menengah Pertama dengan angka kelulusan yang baik.

Erniwan didampingi staf PLTA Batangtoru saat memasuki hari pertama sekolah di tingkat SMP. Perusahaan memberikan bantuan ekonomi dan mendampingi siswa yang bernama Erniwan untuk menyelesaikan pendidikan sekolah dasar. Kegigihannya dalam menuntut ilmu membuahkan hasil sehingga ia dapat lulus dengan nilai yang baik dan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi (Sekolah Menengah Pertama).

Pemberian Bantuan Biaya Paket Umroh dalam Acara MTQN Ke-50

Agama mengambil peran yang sangat fundamental dalam mebentuk karakter dan kepribadian anak bangsa. Kabupaten Tapanuli Selatan merupakn salah satu kabupaten yang ada di Provonsi Sumatera Utara yang sangat memegang teguh nilai-nilai religi. Dengan nilai-nilai religi yang sedari dini ditanamkan dan diajarkan pada anak-anak, dapat menjadi sebuah bekal untuk menjadikan pemuda-pemudi menjadi berakhlak dan bermoral di masa depan.

Tidak hanya bantuan pendidikan yang telah diberikan oleh perusahaan, PLTA Batangtoru juga mengambil peran dalam mensukseskan Lomba Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Pemkab. Tapanuli Selatan pada 31/7/18 lalu.

Perusahaan memberikan paket umroh kepada pemenang. MTQN ini dapat menjadi salah satu sarana yang dapat mengajarkan untuk mengimplementasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Aktualisasi nilai-nilai agama secara rutin dapat menjadi filter tindak-tanduk dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam pembangunan bangsa.

Source image: Beritasumut.com Source image: Doc. Perusahaan.

Bupati Tapanuli Selatan dan perwakilan PT North Sumatera Hydro Energy memberikan paket umroh kepada pemenang MTQN ke-50 Kab. Tapanuli Selatan. PT NSHE selaku pengembang proyek PLTA Batangtoru berpartisipasi aktif untuk memberikan perhatian kepada masyarakat lingkar proyek, termasuk dalam kegiatan ini. Aktualisasi nilai-nilai agama dalam kegiatan MTQN mengajarkan bahwa nilai-nilai agama menjadi sangat fundamental dalam membentuk karakter dan kepribadian pemuda-pemudi Indonesia.

Program Peningkatan Kesehatan
Program Pemberian Asupan Gizi Seimbang

Salah satu program peningkatan kesehatan yang telah dilakukan oleh perusahaan adalah pemberian tambahan asupan gizi seimbang kepada batita/balita, ibu hamil, dan lanjut usia (lansia). Program ini terintegrasi dalam kegiatan Posyandu dengan melibatkan Dinas Kesehatan Kab. Tapanuli Selatan C.q Bidan Desa.

Kegiatan ini sudah berjalan secara reguler sejak September 2017 dibeberapa lokasi terdampak proyek PLTA Batangtoru, yakni Kecamatan Marancar dan Sipirok. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat sangat antusias menghadiri kegiatan Posyandu. Jumlah penerima bantuan asupan gizi seimbang mengalami penongkatan setiap bulannya, baik di Kecamatan Marancar dan Sipirok. Berikut rincian penerima bantuan asupan gizi seimbang.

Kecamatan Jumlah Penerima Bantuan Asupan Gizi Seimbang
Lansia Bumil Batita Balita Jumlah
Marancar 1.097 125 269 765 2.256
Sipirok 1.246 91 158 595 2.090
Total 2.343 216 427 1.360 4.346

Untuk meningkat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kegiatan Posyandu ini, diperlukan kegiatan untuk menarik perhatian masyarakat terlebih dahulu. Ketika seseorang sudah tertarik artinya sudah siap untuk menerima informasi-informasi mengenai pentingnya kesehatan jasmani untuk menunjang aktivitas keseharian.

Pengetahuan-pengetahuan dasar mengenai kesehatan sangat diperlukan masyarakat karena pemahaman bahwa menjaga kesehatan, termasuk pemeriksaan kesehatan secara rutin bagi batita/balita, ibu hamil, dan lansia sangat diperlukan.

Kegiatan Posyandu dan Pemberian Bantuan Asupan Gizi Seimbang kepada Masyarakat di Kecamatan Sipirok dan Marancar oleh PLTA Batangtoru. Pemberian bantuan asupan gizi seimbang ini langsung diberikan oleh Nurul Ain Nita Pane, M. Shaleh, dan Dema Nasution, Staf Sosial PT North Sumatera Hydro Energy sebagai perwakilan perusahaan.

Kesehatan jasmani menjadi penting untuk menunjang produktivitas sumberdaya manusia. Pengetahuan dasar seperti gizi seimbang dan pentingnya pemeriksaan rutin bagi batita/balita, ibu hamil, dan lansia sangat diperlukan. Oleh karenanya, perusahaan hadir untuk membantu meningkatkan kesdaran masyarakat sehingga diharapkan tercapainya peningkatan kesehatan masyarakat lingkar proyek PLTA Batangtoru.

Program Bantuan Pembangunan MCK Umum

Ketersediaan sarana MCK (Mandi, Cuci, dan Kakus) menjadi sangat penting agar kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan tetap terjaga. MCK merupakan salah satu sarana faislitas umum yang digunakan bersama oleh beberapa keluarga unutk keperluan mandi, mencuci, dan membuang air dilokasi pemukiman warga uanh dinilai berpenduduk cukup padat dengan tingkat perekonomian yang masih rendah.

Fasilitas publik penunjang kesehatan masyarakat perlu mendapatkan perhatian khusus, tidak hanya ketersediannya saja melainkan kebersihan dan kenyamanannya perlu juga dipertimbangkan karena MCK yang tidak memadai kebersihannya dapat menjadi media penyebar bibit penyakit.

Beberapa kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan, termasuk Kecamatan Sipirok dapat dikatakan taraf perekonomian masyarakatnya termasuk kategori menengah dan rendah. Keberadaan fasilitas MCK umum masih sangat sedikit dan keadaannya masih memerlukan dukungan dari berbagai pihak.

Keadaan MCK Umum di Desa Luat Lombang dan Kegiatan Pemberian Bantuan Pembangunan MCK kepada Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara langsung oleh Agus Djoko Ismanto, Senior Advisor dan Nurul Ain Nita Pane, Staf Sosial PT North Sumatera Hydro Energi sebagai perwakilan perusahaan. MCK merupakan salah satu sarana sanitasi publik yang ketersediannya sangat diperlukan oleh masyarakat. Fasilitas publik penunjang kesehatan masyarakat perlu mendapatkan perhatian khusus, tidak hanya ketersediannya saja melainkan kebersihan dan kenyamanannya perlu juga dipertimbangkan karena MCK yang tidak memadai kebersihannya dapat menjadi media penyebar bibit penyakit.

Program Sosial Lainnya: Program Penerimaan Keluhan

Sebagai perusahaan nasional yang berkelas internasional, PT. North Sumatera Hydro Energy ingin memastikan agar dapat menerapkan praktik-praktik terbaik yang biasa diterapkan oleh masyarakat antar bangsa (internasional) dalam berhubungan dengan masyarakat disekitarnya.

Telah menjadi kebutuhan untuk menyediakan sebuah proses pengelolaan umpan balik dari masyarakat, keluhan atau komplain yang efektif dan proaktif dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan komunikasi dua arah (dialog) dengan perusahaan. Hal ini dihadirkan karena adanya kepercayaan bahwa mekanisme pengelolaan keluhan akan berhasil dengan lebih baik apabila masyarakat puas karena suaranya didengar dan hal-hal yang disampaikan masyarakat diproses secara formal di dalam perusahaan.

Program penerimaan keluhan dimaksudkan untuk menyediakan saluran agar terjadi proses komunikasi dialogis dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan atau menghalangi proses-proses penyelesaian secara hukum, proses administrasi lainnya yang sedang berlaku di PT. North Sumatera Hydro Energy atau mekanisme lain yang dikembangkan berdasarkan perjanjian bersama. Perusahaan siap unutk berinterkasi secara baik dan berkoordinasi dengan multistakeholders, termasuk pemerintah setempat, masyarakat sekitar, dan stakeholders lainnya.

Perhatian dan keluhan multistakeholders yang dimaksudkan adalah yang berada di dalam wilayah yang kemungkinan terdampak proyek PLTA Batangtoru di Kabupaten Tapanuli Selatan, terutama di Kecamatan Sipirok, Marancar, Batangtoru, Angkola Barat, Angkola Sangkunur, dan Muara Batangtoru.

Ketentuan ini berlaku untuk semua bentuk keluhan yang timbul sebagai konsekuensi dari setiap aktivitas proyek PLTA Batangtoru. Mekanisme penanganannya dirancang untuk menyediakan sistem pengelolaan keluhan dari masyarakat secara umum dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan sistem hukum yang berlaku di Indonesia, mekanisme penyelesaian sengketa perburuhan, hubungan bisnis, atau prosedur manajemen lainnya.

Implementasi Mekanisme Penyampaian Keluhan (Grievance Mechanism) ini sudah berjalan sejak April 2017. Hingga saat ini pengaduan atau keluhan warga yang sudah terselesaikan berjumlah 90% dan sisanya masih dalam proses penyelasian dan pengumpulan kelengkapan dokumen administrasi. Perusahaan menyediakan pos pengaduan di Kecamatan Marancar dan Kecamatan Sipirok sebagai tempat fasilitasi masyarakat untuk menyampaikan keluhannya secara langsung kepada perusahaan dengan cara berkunjung langsung ke pos pengaduan dan mengisi formulir pengaduan yang telah disiapkan. Pelaporan keluhan dilayani sesuai dengan waktu dan jam kerja yang telah ditentukan. Jika di luar waktu dan jam kerja, masyarakat dapat menghubungi call center pengaduan 0812-6364-3534 (wilayah Kecamatan Sipirok) dan 0812-6364-3433 (wilayah Kecamatan Marancar).

Kecamatan Jumlah Pengaduan
Laporan Baru Proses Penyelesaian Sudah Terselesaikan Total
Sipirok 41 1 27 117
Marancar - 3 47

Peta sebaran pengaduan keluhan warga berdasarkan progress penyelesainnya, a) Kecamatan Sipirok; b) Kecamatan Marancar